Konsolidasi Srikandi Desa

Banyak sekali saat ini orang yang minat pada posisi perangkat desa mbak, entah itu dukuh maupun kabag dan kaur. Karena mungkin sekarang ini mekanisme pengangkatannya dengan menggunakan tes bukan pilihan seperti dulu. Namun ya tetap saja kecurangan terjadi di dalam prosesnya. Mau peraturannya diganti tapi jika sangsinya belum jelas ya pasti ‘oknum’ itu ada saja.  ungkap ibu Edi Supriyanti Kepala Desa Pelembutan Sekaligus Ketua Dari Forum Srikandi Desa (FSD)

FSD yang merupakan representatif perempuan yang ada dalam sistem pemerintahan desa sudah seharusnya kemudian mampu menangkap persoalan – persoalan pemerintahan desa yang saat ini sedang sangat hangat dibicarakan. Saat ini topik yang memang cukup hangat dibicarakan dalam lingkup pemerintahan desa adalah terkait dengan rekruitmen perangkat desa. Karena di 2016 ini semua desa di Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan rekruitmen perangkat desa baru, minimal adalah lowongan pada posisi Sekertaris Desa (Sekdes).   Namun memang akan sangat baik jika persoalan terkait dengan kondisi pemerintahan desa yang ada saat ini tidak hanya berhenti pada lingkup wacana dan diskusi, namun sudah bisa sampai tahapan solusi bersama. Solusi tersebut bisa dihasilkan yang salah satu jalannya adalah dengan FSD melakukan konsolidasi bersama dengan seluruh anggotanya yang berada di 144 Desa , 18 Kecamatan di Kabupaten Gunungkidul.

Konsolidasi  FSD tersebut yang kemudian menjadi bahan diskusi santai saat pertemuan antara tim YSKK dengan 7 orang pengurus harian FSD pada jum’at 19 Agustus 2016 bertempat di Taman Kota Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Dalam pertemuan tersebut membahas persiapan kegiatan sosialisasi FSD di beberapa Kecamatan. Sosialisasi FSD ini dilakukan dalam rangka menyebarluaskan keberadaan organisasi FSD di lingkup Kecamatan. Karena sasaran dari sosialisasi ini adalah semua Perempuan Penyelenggara Pemerintahan Desa (P3D) maka harapannya dari sosialisasi ini FSD dapat mengkonsolidasikan minimal 50% dari 400 Perempuan Penyelenggara Pemerintahan Desa (P3D) yang ada di Kabupaten Gunungkidul untuk masuk dalam keanggotaan FSD.

Sosialisasi yang dibungkus dalam kegiatan diskusi tentang kepemerintahan desa tersebut rencananya akan diselenggarakan di 6 Kecamatan, yaitu Kecamatan Ngawen, Ponjong, Karangmojo, Nglipar, Saptosari dan Tanjungsari. Karena masih merupakan sosialisasi tahap awal sehingga memang baru 33% Kecamatan yang disasar (6 Kecamatan dari 18 kecamatan). Selain sosialisasi keberadaan FSD di kabupaten Gunungkidul, dalam kegiatan sosialisasi tersebut akan menghadirkan beberapa narasumber ahli seperti Sekda bagian Administrasi Pemerintah Desa , Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD, dan BPMP&KB.

Dalam pertemuan tersebut kemudian disepakati bersama bahwa Kecamatan Ngawen yang akan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pertama, maka tanggungjawab pelaksanaan secara teknis kemudian diserahkan kepada Koordinator Wilayah Ngawen yaitu Ibu Canisia yang dibantu dengan tim dari FSD yang akan mempersiapkan pelaksanaan sosialisasi tersebut. Sosialisasi FSD di Kecamatan Ngawen direncanakan akan dilaksanakan pada Minggu keempat agustus 2016, sedangkan persiapan kegiatan seperti peminjaman tempat, melakukan list kepesertaan yang akan digunakan dalam pengorganisiran kepesertaan dan kebutuhan akan narasumber akan dipersiapkan pada minggu ketiga agustus 2016. Selain itu untuk mengoptimalkan partisipasi peserta maka selain P3D dari Kecamatan Ngawen, maka dilakukan pendekatan juga dengan P3D di Kecamatan Semin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s